Selamat datang kawan kassai... Jangan lupa tetap utamakan kode etik berinternet ~_^ V -- Pengunjung yang baik selalu meninggalkan jejak lewat komentar ;) juga jadi member :D

Kamis, 17 April 2014

K-13 : Menguji Kompetensi Tenaga Pengajar


Oleh : Bahiyatul Musfaidah

Persoalan Kurikulum 2013 atau tak asing disebut K-13 masih menjadi momok bagi sebagian kalangan, meskipun ini sudah di tahun ke-2 pelaksanaan kurikulum tersebut.  Apa pasal sehingga pelaksanaan K-13 dianggap sebagai hal yang perlu penyesuaian cukup elusif?


Masalahnya adalah, banyak tenaga pengajar yang belum tahu betul apa itu K-13, apa perbedaan dengan kurikulum sebelumnya, dan bagaimana aturan serta kaidahnya dalam pembelajaran.

Senin, 14 April 2014

Nasihat Minggu Petang

Minggu petang, 13 April 2014. Sebuah nasihat panjang kali lebar kali tinggi masuk ke inbox akun salah satu sosmed-ku. Yang jelas, pesan tersebut benar-benar menjadi sentilan luar biasa di hati. Aku seperti terbangun dari "ngelindur", yang bergerak, berucap, bertindak namun tak sadar, bahkan bisa jadi menjerumus ke jurang.

Berkat nasihat super, dari orang super *ehm! Meski itu pun juga nemu di salah satu situs (republika.co.id), tapi demi apapun, pesan tersebut mampu merubah mindsetku tentang slogan-slogan bijak, yang akhir-akhir ini sering menguatkanku, tapi ternyata sekedar sabar bukan pilihan yang tepat.

Sabtu, 12 April 2014

Labirin Pesonamu


"Ini menyakitkan. Saat pilihanku benar-benar stuck di hatinya. Dan sungguh tak ada setitik tanda akan imbas dari rasa ini."

Duhai lelaki santun, wanita seperti apa yang kau cari? 
Apa dia yang tak kalah pandai darimu? Jika demikian, aku tak masuk dalam list-mu. 
Apa dia yang cantik rupawan? Jika demikian, aku pun tak masuk dalam list-mu. 
Apa dia yang berharta? Sungguh, sekali lagi aku memang benar-benar tidak terdaftar dalam list-mu!

Jumat, 11 April 2014

Si Kedut Pertanda

"Kedutan bisa terjadi akibat adanya gangguan yang bersifat sementara pada organ pengelihatan kita akibat kurangnya istirahat." Ini kata KOMPAS.com



Kenapa aku ng-post masalah kedutan ini? Yep! Karena ini yang aku khawatirkan. Khawatirnya baru aku rasakan akhir-akhir ini setelah aku mendalami *ciyah mendalamiiii :p , tulisan-tulisan tentang kedutan, sistem syaraf, mata pokoknya yang berhubungan dengan hal tersebut.Well, sebelumnya aku ceritakan terlebih dahulu tentang kisahku bersama kedutan yang amat sangat setia.

Senin, 07 April 2014

Siapkan Hati untuk Menerima Konsekuensi


Perasaan suka terhadap seseorang bukanlah sesuatu yang tabu. Itu hal yang wajar. Tapi buat aku, lama-kelamaan semakin tersiksa! *lebay. Iya, karena aku pun harus berpegang teguh dengan komitmen yang selama ini aku bangun perlahan dan sungguh-sungguh. Sedikit eksesif mungkin jika aku nge-post ini, sekedar meluapkan unek-unek saja. :)

Minggu, 06 April 2014

Dia tak Mau Diabaikan!


Dia diam. Namun sedikit saja diabaikan, dia tak akan pernah berpihak kepada kita. Ya. Dia adalah kesempatan.


Terkadang kita melewatkan sangkala dari kesempatan yang perlahan aus dan kemudian tampil menjadi sejarah, benar-benar tanpa kita sadari. Dia telah terlewat dibelakang kita sekian langkah. Namun satu hal yang pantang diucapkan, adalah kata "andai". "Andai" tak akan pernah bisa merubah apapun. "Andai" bukan Den-Liner seperti yang ada di Kamen Rider Den-O,

Sabtu, 04 Januari 2014

Bukan Komedi Hiburan, tapi Penghancur Moral Anak Bangsa

Akhir-akhir  ini dunia pertelevisian Indonesia digempar-gemparkan dengan program acara komedi yang semakin lama semakin melenceng dari jalurnya. Hampir di semua stasiun menayangkan acara bertema tersebut. Sebut saja YKS di Trans TV, Pesbukers di ANTV, Sabtu Minggu Seru di Trans 7 dan sejenisnya, banyak menuai kritik masyarakat maupun lembaga lantaran program acara tersebut kurang mendidik. Goyangan-goyangan masal yang terlalu vulgar, candaan yang berlebihan, perkataan yang kasar dan kurang sopan, itu yang menjadi poin utama dari kritikan masyarakat. Memang program acara televise tersebut berupaya untuk menghibur dan memberi inspirasi, namun, cobalah memberi nuansa edukasi, tidak perlu muluk-muluk, cukup dengan adegan-adegan yang sopan, busana yang sesuai dengan adat bangsa kita bangsa timur, jauh dari kata-kata kasar dan ketidak sopanan.