Jumat, 04 Januari 2013
Jumat, 26 Oktober 2012
Eid-Al-Adha Mubarak :)
Happy Eid Mubarak... :))
Ini pertama kalinya aku menunaikan ibadah shalat ied di tempat tinggalku sekarang ini... hmmm rasanya beda.... tapi tetep senyaman di kampung kok,,,,
semoga ied adha kali ini membawa berkah dan kenikmatan... amin...
bukan sekedar ritual rutin setiap tahun yang dijalanin dengan biasa-biasa aja....
padahal, seharusnya penyambutan ied adha lebih meriah n lebih dirasakan nikmatnya dari ied fitri...
semoga ied adha kali ini membawa berkah dan kenikmatan... amin...
bukan sekedar ritual rutin setiap tahun yang dijalanin dengan biasa-biasa aja....
padahal, seharusnya penyambutan ied adha lebih meriah n lebih dirasakan nikmatnya dari ied fitri...
Rabu, 24 Oktober 2012
Episode 22 pagi di okto '12
Minggu, 21 Oktober 2012
episode 21 oktober
Sekali lagi ini adalah sebuah motivasi, sebuah langkah awal untuk sebuah prospek besar yang telah sekian lama aku memimpikannya, sekarang bukan lagi waktunya aku memimpikannya, tapi selangkah ini telah real aku mewujudkannya... Yakin dan istiqomah, aku pasti bisa menjalaninya...
Bergelut dengan huruf-huruf, membumikan ide lewat goresan, merangkai sebuah cerita lewat kata, mengekskavasi sebuah fenomena, mengelaborasi sebuah kesaksian.
Bergelut dengan huruf-huruf, membumikan ide lewat goresan, merangkai sebuah cerita lewat kata, mengekskavasi sebuah fenomena, mengelaborasi sebuah kesaksian.
Ini adalah sebuah kosmos yang mulai detik ini juga menjadi bagian dari ruh-ku. Bukan sekedar bonanza, tapi lebih dari itu , sebuah dedikasi dan sekaligus merupakan azam dari fuadku.
Intensiku adalah mampu mengepakkan sayap, melangit, membelit mayapada lewat coretan.
institut, aku bergabung denganmu... :)
aku menulis, maka aku ada :)
@kansjurnalis
Jumat, 28 September 2012
Sebelum Kita .....
Hari ini sebelum kita mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Fikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berkata-kata sama sekali.
Sebelum kita mengeluh tentang rasa dari makanan,
Fikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa,
Fikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.
Sebelum kita mengeluh bahawa kita buruk,
Fikirkan tentang seseorang yang berada pada keadaan yang terburuk di dalam hidupnya.
Fikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berkata-kata sama sekali.
Sebelum kita mengeluh tentang rasa dari makanan,
Fikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa,
Fikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.
Sebelum kita mengeluh bahawa kita buruk,
Fikirkan tentang seseorang yang berada pada keadaan yang terburuk di dalam hidupnya.
Selasa, 25 September 2012
Coretan Kecil

Belum lama tepatnnya hari ke-22 di bulan Septa ini, ada sebuah kalimat yang kurenungi PACARAN "Pakai Cara Nikah", ala bang Fikri H.M. Yah mungkin hal yang biasa, n ga asing lagi, yang buat aku merenung adalah ketika ditemali dengan situasi di sekeliling kita, kemasan ka PACARAN diatas lebih menyentuh qalbu ku. Tentang anak-anak yang ga seberuntung kita, tentang orang-orang yang ga sebahagia kita, tapi mereka orang-orang yang hebat, mampu berdiri dengan tongkat ikhtiar mereka. apa hubungannya sih? koq elu ngomongnya ga ada sinkronnya sama sekali, da!?
Rabu, 11 Juli 2012
Filosofi Bambu
Suatu hari dalam kondisi yang putus asa seseorang memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya, bahkan berhenti dari hubungannya dengan sesama dan berhenti dari spiritualitasnya. Maka dia pergi ke hutan untuk bicara dengan Tuhan untuk yang terakhir kalinya. “Tuhan, berikan aku satu alasan untuk tidak berhenti” katanya.
Tuhan memberi jawaban yang
mengejutkannya. “Lihat ke sekelilingmu”, kataNya. “Apakah engkau
memperhatikan tanaman pakis dan bambu yang ada di hutan ini?” “Ya”,
jawabnya.
Lalu Tuhan berkata, “Ketika pertama kali Aku menanam mereka, Aku menanam dan merawat benih-benih mereka dengan seksama. Aku beri mereka cahaya, Aku beri mereka air, dan pakis-pakis itu tumbuh dengan sangat cepat. Warna hijaunya yang menawan menutupi tanah, namun tidak ada yang terjadi dari benih bambu, tapi Aku tidak berhenti merawatnya.”
Lalu Tuhan berkata, “Ketika pertama kali Aku menanam mereka, Aku menanam dan merawat benih-benih mereka dengan seksama. Aku beri mereka cahaya, Aku beri mereka air, dan pakis-pakis itu tumbuh dengan sangat cepat. Warna hijaunya yang menawan menutupi tanah, namun tidak ada yang terjadi dari benih bambu, tapi Aku tidak berhenti merawatnya.”
Langganan:
Postingan (Atom)

